Thursday, January 28, 2010

Air Mata Rasulullah..

Sejauh mana kta m'cintai ALLAH & RasulNYA...

"sesungguhnya ALLAH menceritakan tentang rasul-rasulNYA di dlm Al-Quran adalah sbg bimbingan kpd kte bg mendekatkan diri kepadaNYA"

"tdk beriman kte sehingga hawa nafsu patuh & taat kpd ajaran Islam melalui ilmu Al-Quran & Sunnah b'pandukan hadis Rasulullah s.a.w.

AIRMATA RASULULLAH SAW...

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkansalam. 'Bolehkah saya masuk?' tanyanya.. Tapi Fatimah tidak mengizinkannyamasuk , 'Maafkanlah, ayahku sedang demam', kata Fatimah yang membalikkanbadan dan menutup pintu..

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata danbertanya pada Fatimah, 'Siapakah itu wahai anakku?''Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,' tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu denganpandangan yang menggetarkan.

Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

'Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yangmemisahkan pertemuan di dunia.Dialah malaikatul maut,' kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkantangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakankenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langitdunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

'Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?', tanya Rasululllahdengan suara yang amat lemah.'Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.'Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, ' kata Jibril.Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. 'Engkau tidak senang mendengar khabar ini?', tanya Jibril lagi.'Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?''Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allahberfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umatMuhammad telah berada di dalamnya,' kata Jibril.Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruhRasulullah ditarik.

Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernyamenegang. 'Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.'Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.

'Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut inikepadaku, jangan pada umatku.'Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, ! Ali segeramendekatkan telinganya. 'Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku''peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.'

Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkantelingan ya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

'Ummatii,ummatii, ummatiii? ' - 'Umatku, umatku, umatku'Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

NB:
Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untukmengingat maut dan mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah danRasulnya mencintai kita.

Wanita kuat menangis.....??

MENGAPA IBU MENANGIS?

Suatu ketika, ada seorang anak lelaki yang bertanya kepada ibunya,
" Ibu ,mengapa ibu menangis?
Ibu menjawab,
" Sebab aku wanita.´
´Saya tidak mengerti, kata si anak lagi .
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
"Nak, kamu memang tidak akan mengerti ...."
Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya, " Ayah mengapa ibu menangis ?
Si ayah menjawab, " semua wanita memang menangis tanpa ada alasan ."
Hanya itu jawapan yang dapat diberikan oleh ayahnya. Lama kemudian, si anak itu menjadi remaja dan tetap tertanya-tanya, mengapa wanita menangis.
Pada suatu malam, dia bermimpi dan mendapat petunjuk daripada Allah SWT, mengapa wanita mudah sekali menangis.
Saat Allah SWT menciptakan wanita, Dia menjadikan wanita sangat penting.
Allah SWT menciptakanya bahu agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun bahu itu cukup lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tidur.
Allah memberikan wanita kekuatan untuk melahirkan zuriat dari rahimnya walaupun selepas itu menerima cerca daripada anaknya sendiri. Allah memberikannya ketabahan yang tetap bertahan pantang menyerah disaat orang berputus asa.. Allah juga memberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walaupun dirinya letih, sakit, lelah tetapi tanpa keluh kesah. Allah memberikan wanita perasaan kepekaan dan perasaan kasih sayang untuk mencintai anaknya dalam situasi apa-apapun biarpun anak-anaknya kerap kali melukai perasaan naluri seorang ibu. Perasaan ini memberikan kehangatan kepada anak-anaknya.
Sentuhan lembutnya memberi keselesaan dan ketenangan. Dia berikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa kegetiran dan menjadi pelindung baginya. Bukankah tulang rusuk suami yang melindungi setiap hati dan jantung wanita?
Allah kurniakan kepadanya kebijaksanaan untuk membolehkan wanita menilai tentang peranan suaminya. Seringkali pula kebijaksanaan itu menguji kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap saling melengkapi dan menyayangi.
Dan akhirnya, Allah berikan air mata agar dapat mencurah perasaannya. Inilah yang khusus Allah berikan kepada wanita, agar dapat digunakan dimana dia inginkan.
Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita walaupun sebenarnya....air mata..!!!!

Perkongsian di neraka...

Sebuah emel dariseorang saudara seagama....sungguh menjijikkan. ..

Saya berjumpa fenomena menakutkan hari itu. Takkan saya lupakan selama-lamanya.Ia amat menakutkan dan membuatkan saya trauma beberapa ketika. Terngiang-ngiangungkapan hamba yang menyesali dosa, “Alangkah, lebih baik sekiranya aku menjaditanah.”

Seorang lelaki berwajah buruk berkulit hitam merangkak-rangkak dengan penuhseksa di lembah kotor itu. Bau hanyir menusuk ke hidung, dengan segera sayameutup hidung. Namun bau itu makin kuat. Lelaki buruk berwajah hitam legam,hingus meleleh di hidung mesipun sudah disapu berkali-kali, dan yang malangnya,ia telanjang bulat tanpa sebarang pakaian.

Ah, ia amat menjelekkan. Bukan hanya ia telanjang, bahkan lelaki yang lain,perempuan, mak nyah, pondan dan tomboi, semua bertelanjang dan sangatmenjelekkan. Yang perempuan, air nanah meleleh keluar daripada kemaluan mereka.Yang lelaki, air kencing mereka berdarah dan berketul-ketul. Mereka membuangair kecil dengan penuh seksa dan meraung kepedihan.

Lelaki yang merangkak-rangkak itu dihidangkan makanan. Saya mengintai darikejauhan. Aduh, hidangannya adalah najis lembu yang masih cair dan dihurungilalat. Najis hitam itu bercampur dengan air kencing lembu yangkuning-kekuningan. Saya muntah dibuatnya. Lelaki itu mengambil najis laludisuap ke mulutnya dengan lahap. Ia muntah, namun dimakan terus tanpa henti.

Seksanya, hanyirnya. Tiba-tiba suasana menjadi pegun. Terdengar suara yangpenuh garau dan menakutkan, “Wahai manusia terkutuk, tahukah kamu nerakaHawiyah? Itulah neraka yang apinya menjulang-julang.”

Saya terpandang sepasang lelaki dengan perempuan. Si perempuan itu mengumpulkannanah yang keluar daripada kemaluannya lalu diberikan kepada lelaki. Ia minumdengan rakus, kemudian muntah keluar. Yek, jelek sekali. Kemudian si lelakibangun berdiri dan kencing sedangkan perempuan itu menadah mulutnya. Wek, saya muntah di situ juga.

“Wahai penzina yang berbangga dengan kemaluannya di dunia, rasakan kamu airnanah dan najis pasangan kamu. Apa yang kamu banggakan di dunia adalah kehinaandi akhirat.”

Sekumpulan manusia bertelanjang berhidung babi dihidangkan dua jenis makanan.Makakan yang baik dan makanan yang jelek. Namun mereka seolah-olah tidak nampakmakanan yang baik itu. Mereka menerkam ke arah makanan jelek, yang dihurungicacing dan lalat. Baunya seperti bau najis ayam. Ia busuk sekali. Mereka makandengan lahap kemudian bergaduh sesama mereka.

“Wahai pemakan riba, kamu mengetahui bahawa riba merupakan kemurkaan di sisiAllah. Allah telah menyediakan ruang mencari rezeki yang baik untuk kamu namunkamu memilih riba.”

Saya ketakutan. Ya Allah, di alam manakah aku ini sebenarnya. Seketika, sayamelihat kejauhan. Seorang yang kelihatan soleh. Wajahnya tampak kuat beribadat.Ia diperintahkan ke sebuah taman yang indah. Namun, baru sahaja ia melangkah,kakinya dipegang erat oleh seseorang.

“Ya Allah, janganlah Kamu masukkan ia ke dalam taman keindahan itu. Ia seorangberilmu, namun ia tidak menyampaikannya kepada kami. Ia seorang naqib, namun iatidak pernah berusrah dengan kami. Ia seorang pemimpin, namun ia tidak pernahmembimbing kami. Ia seorang kuat ibadah, namun tidak pernah menunjuki kami.Masukkan ia ke neraka Ya Allah.”

Saya terus menangis. Seorang naqib? Ya, saya seorang naqib. Apakah seorangnaqib seperti saya, yang tidak melakukan usrah akan dicampakkan ke dalam lembahorang telanjang itu? Saya menggeletar ketakutan.

Saya melihat sekumpulan wanita. Mereka sedang mengerumuni satu hidangan. Sayamengintai jauh-jauh. Alangkah, mereka sedang meratah daging mayat manusia.Mereka melapah daging manusia itu hidup-hidup. Siapakah mereka itu Wahai Tuhan?
Saya tambah menggigil apabila melihat salah seorang daripada mereka. Itu adalahsaudara saya. Ia seorang yang berbai’ah dengan perjuangan Islam dan mencintaiperjuangan. Mengapa ia turut berada dalam kelompok terkutuk itu.

“Itulah kumpulan wanita yang suka mengumpat dan menyebarkan fitnah. Merekamemperjuangkan Islam. Namun dalam masa yang sama, mereka suka sekali menaburkanfitnah dan mengumpat.”

Satu suara menjelaskan kepada saya.

Ya Allah, saya mengerti. Ini kisah benar. Saya mendengar dari rakan sayasendiri. Apabila seorang muslimah berkenan dengan seorang muslimin, danmuslimah itu meminta bantuan daripada rakannya menjadi orang tengah. Malangnya,orang tengah itu bukannya menjalin ikatan bahkan menaburkan fitnah.

Ya Allah, saya berharap cerita ini bukannya mengumpat dan menaburkan fitnah,bukan juga menyebarkan keburukan orang lain.

Seorang ahli pejuang Islam, keluar berdua-duaan dengan muslimah yang turutpejuang Islam. Berpegangan tangan. Menunggang motosikal bersama-sama. Nah,kepada mereka kita ingatkan, Peluklah pasangan kamu itu di atas motorseerat-eratnya, namun harus kamu ingat, yang kamu peluk itulah yang akanmenghirup nanah yang keluar dari kemaluan kamu.

Na’uzubillah, Ajirna minannar.

Saya keanehan. Mengapa seorang lelaki boleh mempercayai seorang perempuan yangsanggup menyerahkan tangan untuk dipegang, kulit untuk dibelai menjadiisterinya? Bolehkah perempuan itu dipercayai untuk menjadi ibu kepada anaknya?

“Darah haid,” saya berpaling ke belakang. Seorang tua bertongkat merapati saya." Darah haid, apa maksud atuk"

Orang tua itu menunjukkan saya ke satu arah. Terbeliak mata saya melihatnya.Sekumpulan lelaki dihidangkan air berupa darah haid yang baru sahaja keluardaripada seorang perempuan.

“Darah haid itu adalah untuk orang yang memuja perempuan sehingga lalaidaripada mengingati Allah,”

IsLaM ThE WaY oF LiFe...

sebagai peringatan buat sahabat2....

Nama Syaitan Dalam Al-Fatihah

Saya mndpt kata2 ini drpd rakan2..yg baik dijadikan teladan yg buruk jadikan sempadan wallahualam

andai berlaku kekurgn maafkan diri ini krana kami hanya manusia yg ingin brbakti djalan allah

Semoga boleh dimanfaatkan Al-Fatihah adalah satu rukun dalam solat,apabila cacat bacaannya maka rosaklah solat. Oleh itu perbaikilahbacaannya dengan ilmu tajwid. Bukan setakat bacaannya saja rosak malahkita menyebut nama syaitan di dalam solat kita. Berikut diperturunkannama syaitan laknat yang wujud didalam Al-Fatihah, sekiranya kita tidak
berhati-hati.

Nama syaitan; [>:)]

1. DU LI LAH (bila dibaca tiada sabdu) sepatutnya DULILLAH

2. HIR ROB (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya HI ROB

3. KIYYAU (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KI

4. KANNAK (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KA NAK

5.KANNAS (bila dibaca dengan sabdu) sepatutnya KA NAS

6) Iya (disebut tanpa sabdu) sepatutnya Iyya. Iya bermaksud 'matahari'Dalam ayat ke 5,
jika salah bacaannya akan bermaksud "kepada mataharilah yang kami sembah dan kepada matahari kami meminta pertolongan" !!!!

7) SIROTHOLLAZI. ......... ... sehingga habis hendaklah dibaca tanpahenti.

8) AMIN ............ ...hendaklah mengaminkan Al-Fatihah dengan betuliaitu AA......dua harakat, MIN .... 3 harakat, semoga Amin kitabersamaan dengan Amin malaikat .....

(sumber : remaja masjid)

Tuesday, January 26, 2010

Wanita..

Jangankan lelaki biasa,
Nabi pun sunyi tanpa wanita,
Tanpa mereka,
Fikiran lelaki akan resah,
Masih mencari walau ada segalanya,
Apa yang tiada dalam syurga?
Namun adam tetap rindukan hawa.
Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok itu,
Untuk diluruskan oleh lelaki,
Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus....
Mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus,
Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjukkan oleh Allah SWT,
Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah,
Didiklah mereka dengan panduanNya,
Janganlah cuba menjinakkan mereka dengan harta,
Kerana mereka nantinya akan liat,
Jangan hiburkan mereka dengan kecantikan,
Kerana nantinya mereka akan derita,
Kenalkan mereka kepada Allah,
Zat yang kekal,
Disitu punca kekuatan dunia!!!
Akan senipis rambutnya,
Tebalkan ia dengan ilmu,
Hati separuh kaca,
Kuatkanlah ia dengan iman,
Perasaan selembut sutera,
Hiasilah ia dengan akhlak,
Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya mereka akan lihat nilaian
dan keadilan Tuhan,
Bisikkanlah ke telinga mereka bahawa,
Kelembutan bukan suatu kelemahan,
Ia bukan diskriminasi Tuhan,
Sebaliknya disitu kasih dan sayang Tuhan,
Jinakkanlah diri kepada Allah,
Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah pimpinanmu,
JANGAN MENGHARAPKAN ISTERI SEMULIA FATIMAH AZ-ZAHRA,
ANDAI DIRIMU TAK SEHEBAT SAIDINA ALI KARRAMALLUHUWAJHAH..

Saturday, January 23, 2010

Antara Perempuan Dengan Wanita

Perempuan
Apabila teruna memerhatikannya,
Perempuan akan membalas renungan matanya
Apapila teruna mendekati selangkah,
Perempuan datang berpuluh langkah
Apabila teruna memujuk rayu,
Perempuan lemah dalam pangkuannya
Apabila teruna memberi harapan,
Perempuan hanyut dalam angan langkah

Muslimah
Apabila teruna memandang nya,
Muslimah tunduk mengelak panah syaitan
Apabila teruna mendekati selangkah,
Muslimah berundur beribu langkahApabila teruna memujuk rayu,
Muslimah anggap itulah kalimah iblis
Apabila teruna menutur harapan indah,
Muslimah yakin janji-Nya lebih bahagia di sana
Kerana Muslimah mengerti dan menyedari
Akan erti maruah peribadi sejati
Yang diselaputi iman yang hakiki
Yang tidak mudah dicemari…

Jika Kaum Hawa Menangis

Jika seorang wanita menangis dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya….


Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki, jika seorang wanita pernah menangis karena mu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.

Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu.

Lelaki, jika seorang wanita menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.

Mungkin karena keputusanmu,
kau merusak kehidupannya.

Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,

Lihatlah matanya….

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?

Pikirkan….

Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni,
penuh rasa sayang,
Didepanmu dan karenamu……

Dia menangis bukan karena dia lemah,
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan,

Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi.

Lelaki

Pikirkanlah tentang hal itu

Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.

Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah terjadi

Hanya kau yang tahu jawabannya….

Pertimbangkanlah

Karena suatu hari nanti

Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!

People will forget what you said, People will forget what you did
But people will not forget, How you made them feel

(Sumber : tidak diketahui)